Senin, 20 Maret 2017

APRESIASI SENI RUPA

Apresiasi Seni Rupa

Apresiasi Seni Rupa (Pengertian, Manfaat, Tujuan)
Sebelum membahas tentang Pengertian Apresiasi Seni Rupa secara umum, mari kita bahas arti / pengertian per katanya :
Apresiasi
Apresiasi adalah suatu proses melihat, mendengar, menghayati, menilai, menjiwai dan membandiangkan atau menghargai suatu karya seni.

Karya
Karya adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh manusia dan membuahkan hasil.

Seni
Seni adalah suatu strategi yang digunakan oleh seseorang dengan cara mengimajinasikan inspirasinya menjadi nyata supaya terlihat indah dan menarik.

Rupa
Rupa adalah wujud, bidang, garis, gelap terang / value, warna pada suatu karya.

Pengertian Apresiasi Seni Rupa

Apresiasi seni rupa adalah aktivitas mengindra karya seni rupa, merasakan, menikmati, menghayati dan menghargai nilainilai keindahan dalam karya seni serta menghormati keberagaman konsep dan variasi konvensi artistik eksistensi dunia seni rupa.
Secara teoretik menurut Brent G. Wilson dalam bukunya Evaluation of Learning in Art Education; apresiasi seni memiliki tiga domain, yakni perasaan (feeling), dalam konteks ini terkait dengan perasaan keindahan, penilaian (valuing) terkait dengan nilai seni, dan empati (emphatizing), terkait dengan sikap hormat kepada dunia seni rupa, termasuk kepada profesi perupa (pelukis, pepatung, pegrafis, pekeramik, pedesain, pekria, dan lain-lain). karena menyadari peran dan kontribusi para seniman tersebut bagi masyarakat, bangsa dan negara, atau bagi nilai-nilai kemanusiaan pada umumnya.

RINGKAS
Apresiasi seni rupa adalah aktivitas mengindra karya seni rupa, menghargai nilai-nilai keindahan, keberagaman, dan kaidah artistik eksistensi dunia seni rupa. Sikap apresiatif ini terbentuk, atas kesadaran akan kontribusi para seniman bagi bangsa dan negara, atau bagi nilai-nilai kemanusiaan pada umumnya. Pengenalan akan tokoh-tokoh budaya, perupa murni, pedesain, dan pekria, dan reputasinya, adalah upaya nyata mengembangkan perasaan simpati, yang jika dilakukan berulang-ulang akan meningkat menjadi perasaan empati. 
Manfaat dan Tujuan Apresiasi Seni Rupa
Ada dua fungsi dari kegiatan apresiasi seni yaitu :
1.  Agar kita dapat meningkatkan dan memupuk kecintaan kepada karya bangsa sendiri dan sekaligus kecintaan kepada sesama manusia.
2.  Sebagai penikmatan, penilaian, empati dan hiburan.

Apresiasi seni juga besar manfaatnya bagi ketahanan budaya Indonesia. Melalui kegiatan apresiasi kesenian Indonesia, kita dapat lebih mengenal dan menghargai budaya bangsa sendiri.Tujuan akhir apresiasi karya seni rupa antara lain :
1.   Untuk mengembangkan kreasi
2.   Untuk mengembangkan estetis
3.   Mengembangkan dan penyempurnaan hidup. 
Demikian artikel tentang Apresiasi Seni Rupa meliputi Pengertian, Manfaat dan Tujuan Apresiasi Seni Rupa. Semoga bermanfaat.

Minggu, 19 Maret 2017

ALAT MUSIK INDONESIA

ALAT MUSIK INDONESIA 

      Alat musik tradisional Indonesia sangat banyak, tersebar dari Sabang sampai Merauke, dimana masing-masing daerah biasanya memiliki alat musik tradisionalnya masing-masing.   Pada umumnya orang Indonesia memang ditakdirkan untuk menyukai musik dan nyanyi-nyanyian sejak setelah dilahirkan alias sejak bayi, tak heran banyak jenis dan ragam lagu-lagu buaian untuk bayi di negeri ini, mulai dari lagu nina bobok yang terkenal hingga lagu-lagu buaian daerah masing-masing. Maka tak heran Indonesia adalah gudangnya para musisi berbakat, berbicara tentang lagu dan nyayian maka tak pernah lepas dengan yang namanya alat musik.

Alat Musik Tradisional dari setiap Provinsi Indonesia.
  • Aceh.
berbagaireviews.com
Alat musik : SERUNE KALEE
Cara memainkan : ditiup serta terdapat lubang yang dimainkan dengan jari sebagai pengatur nada.
  • Sumatera Utara.
berbagaireviews.com
Alat musik : ARAMBA
Cara memainkan : dipukul dengan menggunakan pemukul khusus
  • Sumatera Barat.
berbagaireviews.com

Alat musik : SALUANG
Cara memainkan : ditiup serta terdapat lubang yang dimainkan dengan jari sebagai pengatur nada
  • Riau.
berbagaireviews.com
Alat musik : GAMBUS
Cara memainkan : dipetik dengan menggunakan jari, serta memainkan nada dengan menggunakan jari
  • JAMBI.
berbagaireviews.com
Alat Musik : Gambus
Cara Memainkan : dipetik pada bagian senarnya
  • Sumatera Selatan.
berbagaireviews.com
Alat Musik : accordion
Cara Memainkan : dengan menggunakan kedua tangan, tangan yang satu sebagai pengatur alunan suara sedangkan tangan yang satu lagi sebagai pengatur nada.
  • Bengkulu.
berbagaireviews.com
Alat Musik : Doll
Cara memainkan : dipukul dengan menggunakan alat pemukul
  • Lampung.
berbagaireviews.com
Alat musik : Bende
Cara memainkan : dipukul dengan menggunakan alat pemukul khusus
  • Kepulauam Bangka Belitung.
berbagaireviews.com
Alat musik : Gendang Melayu
Cara memainkan : ditepuk dengan menggunakan telapak tangan
  • Kepulauan Riau.
berbagaireviews.com
Alat musik : Gendang Panjang
Cara memainkan : ditepuk dengan menggunakan telapak tangan
  • DI. Jakarta.
Alat musik : Tehyan
Cara memainkan : digesek dengan alat khusus pada bagian senar/ dawainya seperti memainkan biola
  • Jawa Barat.
berbagaireviews.com
Alat musik : Angklung
Cara memainkan : di getarkan dengan menggunakan tangan
  • Jawa Tengah.
berbagaireviews.com
Alat musik : Gamelan
Cara memainkan : dipukul dengan menggunakan pemukul khusus
  • DI. Yogyakarta.
berbagaireviews.com
Alat musik : Gendang
Cara memainkan : ditepuk dengan menggunakan telapak tangan
  • Jawa Timur.
berbagaireviews.com
Alat musik : Bonang
Cara memainkan : dipukul dengan menggunakan pemukul khusus
  • Banten
berbagaireviews.com
Alat musik : Gendang.
Cara memainkan : ditepuk dengan menggunakan telapak tangan
Bali
  • Alat musik : Cengceng.
berbagaireviews.com
Cara memainkan : diletakkan di kedua telapak tangan kemudian ditepuk sehingga saling berbenturan dan mengeluarkan suara.
  • Nusa Tenggara Barat (NTB).
berbagaireviews.com
Alat musik : Serunai
Cara memainkan : ditiup sambil memainkan nada dengan menggunakan jari pada lubang-lubangnya
  • Nusa Tenggara Timur (NTT).
berbagaireviews.com
Alat musik : Sasando
Cara memainkan : dipetik dengan menggunakan jari pada senarnya
  • Kalimantan Barat.
berbagaireviews.com
Alat musik : Tuma
Cara memainkan : ditepuk dengan menggunakan telapak tangan
  • Kalimantan Timur.
berbagaireviews.com
Alat musik : Sampe
Cara memainkan : dipetik pada bagian senarnya
  • Kaliamantan Tengah.
berbagaireviews.com
Alat musik : Japen
Cara memainkan : dipetik pada bagian senarnya
  • Kalimantan Selatan.
berbagaireviews.com
Alat musik : Panting
Cara memainkan : dipetik pada bagian senarnya
  • Sulawesi Utara.
berbagaireviews.com
Alat musik : Kolintang
Cara memainkan : dipukul dengan menggunakan pemukul khusus
  • Sulawesi Tengah.
berbagaireviews.com
Alat musik : Ganda
Cara memainkan : ditepuk dengan menggunakan telapak tangan
  • Sulawesi Selatan.
berbagaireviews.com
Alat musik : Keso - keso
Cara memainkan : digesek pada bagian senar dengan menggunakan alat khusus
  • Sulawesi Tenggara.
berbagaireviews.com
Alat musik : lado - lado
Cara memainkan : dipukul dengan menggunakan pemukul khusus
  • Gorontalo.
berbagaireviews.com
Alat musik : Ganda
Cara memainkan : ditepuk dengan menggunakan telapak tangan
  • Sulawesi Barat.
berbagaireviews.com
Alat musik : Kecapi
Cara memainkan : dipetik pada bagian senarnya
  • Maluku.
berbagaireviews.com
Alat musik ; Nafiri
Cara memainkan : ditepuk dengan menggunakan telapak tangan
  • Maluku Utara.
berbagaireviews.com
Alat musik : Fu
Cara memainkan : ditiup serta dikendalikan oleh telapak tangan sebagai pengatur suara
  • Papua Barat.
berbagaireviews.com
Alat musik : Guoto
Cara memainkan : dipetik pada bagian senarnya
  • Papua.
berbagaireviews.com
Alat musik : Tifa
Cara memainkan : ditepuk dengan menggunakan telapak tangan.


 SEMOGA BERMANFAAT YA!!!!!!! SALAM DARI: WANTRI BERAMPU OK!

KEBUDAYAAN SUMATRA SELATAN

 
 KEBUDAYAAN SUMATRA SELATAN
 
1.    Rumah Adat
Rumah adat Sumatera Selatan bernama Rumah Limas, Ia merupakan rumah panggung, untuk tempat tinggal para bangasawan. Rumah Limas berjenjang lima dengan bermakna Lima Emas, yaitu keagungan, rukun dan damai, sopan santun, aman dan subur, kemudian makmur dan sejahtera. Pintu Gerbang Emas harus ada pada setiap RUmah Limas.
Rumah Limas
2.    Pakaian Adat
Pria Sumatera Selatan mamakai pakaian adat berupa mahkota , kalung bersusun dengan baju yang khas. Ia juga memakai celana panjang dan kain songket pada bagian tengah badan.
Wanitanya memakai pakaian yang mirip dengan prianya, yaitu bermahkota, kalung susun, pending dan gelang pada kedua belah tangan. Ia jua memakai kain songket yang melingkar pada bagian tengah badan serta berkain songket. Pakaian ini dipakai untuk upacara pernikahan.
Pakaian Adat
3.    Tari-tarian Daerah Sumatera Selatan
a.    Tari Tanggai, merupakan sebuah tarian dalam menyambut para tamu disertai upacara kebasaran adat.
b.    Tari Putri Bekhusek, artinya sang putri yang sedang bermain. Tari ini sangat popular di Kabupaten Ogan Komering Ulu dan melambangkan kemakmuran daerah Sumatera Selatan.
c.    Tari Menyadap Karet, tari menggambarkan canda-ria muda-mudi Sumatera Selatan selagi menyadap karet, yang tak jarang menuntunmereka ke jenjang perkawinan. Tari yang diperkaya dengan unsur gerak tradisi ini berkenan sebagai tari pergaulan yang menimbulkan suasana gembira.
Tari Tanggai
4.    Senjata Tradisional
Senjata tradisional yang terkenal di Sumatera Selatan adalah keris. Keris situ ada yang berlekuk 7, 9 atau 13, yaitu dengan jumlah ganjil.
Selain keris ada pula senjata lainnya seperti tombak, pedang, dan badik. Tombak Sumatera Selatan yang bermata tiga dinamakan trisula.
Senjata tradisional Sumatera Selatan – Tombak Trisula
5.    Suku
Suku dan marga yang terdapat di Sumatera Selatan adalah: Komering, Palembang, Pasemah, Semenda, Ranau Kisan, Ogan, Lematang, Rajang, Rawas, Kubu, dan lain-lain.
6.    Bahasa Daerah : Kubu, Palembang, Rejang Lebong, dan lain-lain.
7.    Lagu Daerah : Kabile-bile, Tari Tanggai, Dek Sangke.

KEBUDAYAAN SUMATRA BARAT

Adat dan Kebudayaan Sumatera Barat


Sumatera Barat adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di Pulau Sumatera dengan Padang sebagai ibukotanya. Sesuai dengan namanya, wilayah provinsi ini menempati sepanjang pesisir barat Sumatera bagian tengah dan sejumlah pulau dilepas pantainya seperti Kepulauan Mentawai. Dari utara ke selatan, provinsi dengan wilayah seluas 42.297,30 km² ini berbatasan dengan empat provinsi, yakni Sumatera Utara, Riau, Jambi, dan Bengkulu. Daerah ini memiliki aneka ragam adat dan kebudayaan yang unik. Kali ini saya akan mencoba untuk menjelaskan dan meyebutkan beberapa adat dan kebudayaan yang ada di Sumatera Barat ini.

Kesenian dan Kebudayaan Sumatera Barat
Banyaknya kesenian dan kebudayaan yang dimiliki oleh daerah ini menjadikan Indonesia memiliki kesenian dan kebudayaan yang bermaca-macam pula. Berikut beberapa kebudayaan dan kesenian yang ada di Sumatera Barat seperti:

1.    Rumah Adat 
Rumah Gadang merupakan rumah adat yang berasal dari Sumatera Barat, berasal dari suku Minangkabau. Rumah adat ini biasanya didirikan diatas tanah milik keluarga induk dalam suku/kaum tersebut secara turun temurun. Bentuk Rumah Gadang ini empat persegi panjang dan terbagi atas dua bagian yaitu muka dan belakang, Rumah Gadang terbuat dari bahan kayu, dan kalu di lihat sekilas hampir menyerupai rumah panggung. Salah satu kekhasan dari rumah adat ini dalam proses pembuatannya adalah tidak memakai paku besi tapi hanya menggunakan pasak yang terbuat dari bahan kayu


2.    Pakaian Adat
Kaum pria dari Sumatera Barat memakai tutup kepala yang disebut saluak. Memakai baju model teluk belanga yang berlengan agak pendek dan melebar ke ujung. Selembar kain menyelempang di bahu dan sebilah keris terselip di depan perut. Ia juga memakai celana panjang dengan kain songket melingkar di tengah badan. Sedangkan wanitanya memakai tutup kepala bergonjang yang disebut tangkuluak tanduak, baju kurung dengan kain songket menyelempang di bahu dan berkain songket. Perhiasan yang dipakainya adalah anting-anting, kalung bersusun dan gelang pada kedua belah tangan, pakaian ini berdasarkan adat Minangkabau.

3.    Tari-tarian Daerah Sumatera Barat
a.  Tari Piriang, sebuah tarian tradisional yang melambangkan suasana kegotongroyongan rakyat dalam menunaikan tugasnya. Siang hari mengerjakan sawah ladang dan malam harinya bersukaria bersama-sama.
b.  Tari Payung, ditarikan oleh pasangan muda-mudi dengan payung tangan, sang pria selalu melindungi kepala sang wanita, sebuah perlambang perlindungan lelaki terhadap wanita.
c.  Tari Kiek Gadih Minang, merupakan tari kreasi yang mendasarkan garapannya pada unsur-unsur gerak tari tradisi Minang. Tari kelompok ini menggambarkan kesibukkan gadis-gadis Minang di waktu subuh selagi bersiap-siap menuju masjid.


4.    Senjata Tradisional
Senjata tradisional yang amat terkenal di Sumatera Barat adalah Karih yang merupakan senjata tikam. Senjata tikam lainnya adalah belati, disamping tombak, ruduih yang disebut juga golok atau ladiang. Tombaknya yang berujung tiga disebut piarit.



5.    Suku 
Suku dan marga yang terdapat didaerah Sumatera Barat adalah Mentawai, Minangkabau (Jambak, Guci, Piliang, Caniago, Tanjung, Pisang, Sikumbang, Panyalai, dan Koto).

6.    Bahasa Daerah : Minangkabau, Melayu, dan lain-lain.

7.    Lagu Daerah : Kampuang nan Jauh di Mato, Ayam Den Lapeh, Dayuang Palinggam dll.

8.    Alat Musik Tradisional
Nuansa Minangkabau yang ada di dalam setiap musik Sumatra Barat jika dicampur dengan jenis musik apapun saat ini pasti akan terlihat dan terasa jelas dari setiap karya lagu yang beredar di masyarat, karena musik Minang bisa diracik dengan aliran musik jenis apapun sehingga enak didengar dan bisa diterima oleh masyarakat. Beberapa alat musk tradisional Padang.
a.    Saluang
Alat musik ini termasuk alat musik tiup yang terbuat dari bambu tipis atau talang.


b.    Bansi
Alat musik ini memiliki 7 lubang dan dapat memainkan lagu-lagu tradisional maupun modern karena memiliki nada standar.


c.    Talempong
Bentuknya hampir sama dengan gamelan dari Jawa. Talempong dapat terbuat dari kuningan, namun ada pula yang terbuat dari kayu dan batu. Talempong biasanya digunakan untuk mengiringi tari piringyang khas, tari pasambahan, tari gelombang,dll. Talempong juga digunakan untuk menyambut tamu istimewa.


d.    Rabab
Rabab merupakan kesenian di Minangkabau yang dimainkan dengan menggesek seperti biola.


9.    Perayaan Adat
Masyarakat padang memiliki perayaan adat yang berbeda dengan perayaan adat daerah lainnya misalnya pada upacara pernikahan masyarakat Padang, sebelum pernikahan adalah upacara Meresek yang artinya pertemuan pertama antar keluarga dimana pihak wanita yang mendatangi pihak pria dan meminang pihak pria dengan membawa barang-barang pinangan yang sudah disiapkan.


10.  Makanan Khas
Sumatra Barat (Padang) terkenal dengan masakan-masakan memiliki rasa pedas kerana masakan yang dibuat banyak mengandung rempah-rempah. Beberapa masakan yang terkenal dari daerah ini yaitu rending daging dan sambal hijaunya yang begitu terasa sangat pedas. Tak jarang masyarakat rantauan dari daerah ini biasanya membuka restoran Padang dengan menu yang khas dari daerah ini.




Sudah dijelaskan beberapa kesenian dan kebudayan yang ada di Sumatra Barat. Masih banyak lagi kesenian dan kebudayaan yang ada di daerah tersebut. Untuk mengetahui kesenian dan kebudayaan yang lain dari daerah tersebut dapat di cari melalui media internet. Dengan mengetahui kesenian yang ada di daerah ini menjadinya sebuah pelajaran pagi saya dan bagi para pemuda penerus bangsa lainnya, agar mengetahui bahwa Indonesia memiliki banyak kesenian dan kebudayaan yang berasal dari daerah dan provinsi yang ada di dalamnya dan tetap mencintai kesenian dan kebudayaan yang ada di Indonesia. Menjaga dan melestarikan kebudayaan yang ada di Indonesia agar tidka punah. Sebagai pegenerasi muda yang berpendidikan kita harus meneruskan cita-cita para leluhur untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan dan kesenian yang ada di Indonesia khususnya Sumatra Barat agar tidak punah dan diklaim oleh negara lain.

KEBUDAYAAN SUMATRA UTARA


Kebudayaan Sumatera Utara

Jika sebelumnya kita sudah melihat dan berkenalan dengan kebudayaan dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, kali ini kita akan berkenalan dengan kebuadayaan dari Provinsi Sumatera Utara yang masih berada di pulau Sumatera. Seperti biasa, kita akan melihat bentuk rumah adat, pakaian adat, tari-tarian budaya, senjata tradisional, suku, bahasa dan lagu daerah. Berikut Uraian singakat dari budaya Sumatera Utara : 

1. Rumah Adat 
Rumah adat Sumatera Utara dinamakan Parsakitan dan Jabu Bolon. Jabu Parsakitan adalah rumah adat di daerah Batak Toba, tempat penyimpanan barang-barang pusaka dan tempat penyimpanan barang-barang pusaka dan tempat pertemuan untuk membicarakan hal-hal yang berhubungan dengan penyelenggaraan adat. Jabu Bolon adalah rumah pertemuan suatu keluarga besar. Berbentuk panggung dan ruang atas untuk tempat tinggal bersama-sama, Tempat tidur lebih tinggi dari dapur.
2. Pakaian Adat
Di daerah Tapanuli Utara tenunan tradisionalnya disebut ulos. Kain ulos itu terdiri dari beberapa macam yang harga dan fungsinya berbeda-beda. Misalnya: Ulos Godang, Sibolang, Mangiring, Sitoluntuho, Ragi Hidup, Sadum, dan Ragi Hotang.
Pada upacara adat kaum pria mengenakan tutup kepala yang disebut sabe-sabe dari ulos mangiring. Di bahunya disampirkan Ulos Ragi Hotang dan mengenakan kain sarung. Kaum wanitanya menegenakan Ulos Sadum yang disampirkan di kedua bahunya dililit dengan Ulos Ragi Hotang dan mengenakan sarung suji.
 3. Tari-tarian Daerah Sumatera Utara
a. Tari Serampang Dua Belas, sebuah tari melayu dengan irama joged. Diiringi musik dengan pukulan gendang ala Amerika Latin. Serampang Dua Belas merupakan tari pergaulan, baik bagi muda-mudi maupun orang tua.
b. Tari Tor-tor, sebuah tari dari daerah Batak dengan latar belakang falsafah peradatan dan ditarikan dalam suasana khusuk.
c. Tari Marsia Lapari, tari garapan ini menggambarkan kegiatan gadis-gadis Sumatera Utara yang senantiasa saling membantu dalam menggarap sawah. Olahan tari didasarkan unsur gerak tari daerah Tapanuli Selatan yang diramu dengan unsur daerah lain, dengan iringan musik gondang sembilah.
d. Tari Manduda, suatu bentuk tarian rakyat Simalungun yang bersuka ria di masa panen padi.
 (Tari Tor-tor salah satu tarian Sumatera Utara)
4. Senjata Tradisional

Piso surut adalah sejenis belati dan merupakan senjata tradisional di Tanah Karo, Sumatera Utara. Piso gaja dompak, berupa sebilah keris panjang merupakan lambang penting pemerintahan Raja Si Singamangaraja. Senjata ini hanya boleh diguanakan oleh raja saja. Senjata tradisional yang biasa digunakan oleh masyarakat umum adalah hujur sejenis tombak dan podang sejenis pedang panjang.
5. Suku

Suku dan marga yang terdapat di daerah Sumatera Utara : Melayu, Batak (Mandailing, Toba, Simalungun, Karo), Nias, dan lain-lain.

6. Bahasa Daerah

Batak, Karo, Melayu, Nias, Mandailing, dan lain-lain.

7. Lagu Daerah : Pantun Lama, Butet, Sengko-sengko.